Postingan

Menampilkan postingan dengan label buku self-help

Strategi Berpikir Fleksibel di Segala 'Cheese' (keadaan) : Mengulas Ebook "WHO MOVED MY CHEESE" karya Spencer Johnson

Gambar
Who Moved My Cheese | Spencer Johnson, M.D. | Elex Media Komputindo | 130 halaman | ISBN 978-602-02-0197-9 Rating 5/5! Hola, hola, guys. Untuk menyambut bulan kedua di tahun 2025 ini aku membaca Who Moved my Cheese? Siapa yang memindahkan kejuku? Hayo ada maling apa gimana ini konsepnya? Apa kejunya punya kaki makanya bisa pindah-pindah sendiri? Hihi bukan ya. Maaf lawakannya garing. Mohon di skip saja intronya. Biiiippp (ceritanya audio TV rusak). Okey, buku yang aku baca ini adalah buku self improvement. Lagi dan lagi aku baca versi ebook dari Ipusnas. Bikin candu ya ternyata aplikasi pinjam meminjam yang satu ini. Ya bagus kecanduannya sama aplikasi pinjam meminjam buku, bukan duit. Eh gimana gimana? Mohon maaf yang ini juga tolong di skip saja ya. Biiiippp (lagi). Kesanku saat sedang membaca buku ini, sampai tamat tidak berubah, aku jadi menamakan orang di sekelilingku dengan 4 nama perumpamaan. Sniff, Scury, Haw, & Hem. Aku ga manggil orang sekelilingku dengan 4 na...

Dorongan untuk Menikmati dan Mensyukuri Setiap Hal Kecil : Mengulas Ebook "SIMPLE LIFE" karya Desi Anwar

Gambar
Sampul buku Simple Life, sumber : Google Buku self improvement pertama di tahun 2025 yang kubaca. Buku yang memberi gambaran kalau banyak sekali hal sederhana yang bisa membuat kita bahagia dan lebih bersemangat setelah menjalani hari-hari yang melelahkan. Contohnya kayak sengaja berlama-lama menenggelamkan diri di bawah selimut dan akan terbangun hanya jika badan memberi aba-aba "Cukup." Berjalan kaki di pagi hari sambil menghirup udara yang masih segar. Memotret setiap moment dan mengumpulkannya menjadi sebuah album, tak lupa menuliskan kenangan yang terjadi di hari itu untuk dikenang kemudian. Atau sekedar untuk mencoba hobi baru seperti menanam bunga dalam pot (berkebun) yang ternyata tidak semudah kelihatannya. Hal-hal sederhana seperti inilah yang akan digarisbawahi oleh penulis. Kita akan selalu bisa menikmati segala hal kecil disaat tubuh kita lebih banyak menghabiskan waktu berjuang menjalani hidup (bekerja atau menempuh pendidikan). Sebaliknya, kalau kit...